Kamis, 10 April 2008

Istriku....

Istriku sayang..... aku cinta kamu.
Cinta itu hanya untuk kamu.

Pernikahan kita, tidak hanya untuk kita, tapi juga untuk keluarga kita.
Seminggu di lereng gunung sindoro, kemudian seminggu berikutnya di lembah sungai brantas.
Kemudian liburan berikutnya....kemudian berikutnya.

Sayangku, batu di sindoro berbeda dengan batu di sungai brantas.
Tapi batu-batu itu sama,keras dan hitam.
Di sindoro ada sungai serayu yang kecil, maka di sungai brantas ada gunung kebonrojo yang kecil.

Sayang...hidup tidak akan menjadi bahagia, kalau dalam diri kita tidak ada tunas bahagia.
Tunas bahagia itu rasa syukur, saling menghargai, cinta yang tanpa alasan, dan kerelaan untuk berbagi.

Di hari-hari mendatang, saat matahari terbit, kamu tidak sendiri.
Saat burung-burung telah pulang...ada yang menemani.
Itu tidak sehari dua hari, tapi selama kita menghabiskan umur.

Sayang.....
Lereng sindoro yang terjal, dan arus brantas yang bergolak tenang.
Matahari terbit dan menyinari keduanya.