Sabtu, 20 Desember 2008

Sang Pembelajar....

Kusadar, bahwa hidup ini harus selalu belajar.
Belajar dari segala tangis dan tawa.
Mengingat segala suasana.

Kusadar, bahwa kamu sangat berharga.

Jumat, 12 Desember 2008

seminggu diundur

marah sekali saya...kecewa berat.....bekas gurat2 luka hatipun belum sembuh....
Tapi saya tidak bisa melakukan apapun.....
kecuali.diam.

Selasa, 09 Desember 2008

Melangkah....

Buat yang tercinta, yang ada di sana...
Kita melangkah bersama-sama, dalam harmoni yang indah.
Mungkin, langkah ku bagimu tidak secepat langkahmu, harmonimu menyelaraskan kita.

Sayang, satu langkah sudah terlewati, ujian Project di BI.
Selanjutnya, langkah-langkah berikut nya harus dilewati

Kata orang, hidup itu seperti kita melangkah melewati jembatan.
Selangkah demi selangkah, hati-hati agar tidak terpeleset dan terjebur dalam sungai.
Boleh melihat ke belakang, namun hati-hati, harus tetap konsen dengan apa yang ada di depan.
Jangan sampai, karena melihat ke belakang,
langkah kaki kita tidak menginjak jembatan yang seharusnya, sehingga bisa terjebur dalam sungai.

Langkah demi langkah kita lalui bersama.
Terima kasih sayang.

Selasa, 02 Desember 2008

Sakit.....

Sejak hari sabtu kemarin, badan rasanya ga enak banget.... sakit semua
Hari minggu, dah mendingan.....

Hari senin dah lumayan, bisalah masuk kantor...
eh, hari selasa ini, kok tenggorokan jadi sakit banget, batuk-batuk lagi.....
Waduh....harus ke klinik nih....
Mau ijin, ga masuk kerja, ga enak juga, lagi dibutuhin ma Big Boss dikantor masalahnya..... sekalian nego cuti....hehehehe

Sabtu, 29 November 2008

Kamu telah menjadi bagian penting...


Kamu telah menjadi bagian penting dari hidupku
Kamu telah mewarnai hidupku
Kamu telah menemani aku menjalani liku-liku hidup ini

Senja, telah berubah menjadi sesuatu yang berarti
Dan mentari pagi menjadi sesuatu yang dinanti
Awan bukan tanpa arti

Kamu adalah sesuatu yang sempurna bagiku...

Bingungnya klo mas sakit

Gimana ini, mau ngurus ga bisa, mau ngajakin telp ga tega...aduh pusing aq.

Kamis, 27 November 2008

Buat Strategi Baru

Kayakanya ada yang salah persepsi yah mas, ada yang ga mudeng mengenai perbedaan antara 2 budaya.

Nampaknya kita harus bikin strategi baru. Strategi yang meningkatkan kekuatan kita. Sungguh bukan untuk menyerang. Hanya untuk mempertahankan apa yang menjadi hak kita.

Sudah bukan saatnya lagi ada kata pilih kasih, bukan saatnya lagi mengumbar emosi.

Jadi siapa yang belum dewasa? saya? atau bukan saya? atau masih kekanak-kanakan kita semua.